Thursday, 10 May 2012

Memegang Telur Gubernur BI


TARUHAN

Seorang nenek genit masuk ke BI(bank indonesia) dengan sekoper uang. Ia minta dipertemukan dengan gubernur BI.

Nenek    : “saya akan buka rekening, dengan simpanan yang sangat besar!..

Setaf BI ragu, tapi akhirnya membawa nenek ke ruangan gubernur BI.

GBI         : “berapa banyak uang yang akan di simpan??”
Nenek    : (sambil meletakkan uang di meja) ” 1 milyar!! Tunai!!”
GBI         : (dengan penasaran) ”maaf, Saya agak terkejut. Darimana ibu dapat uang sebanyak ini??”
Nenek    : “saya menang tebak – tebakan..”
GBI         : “Menebak macam apa?? Kok taruhannya besar sekali”
Nenek    : “mau contoh?? Saya yakin bentuk telur burung mu kotak”
GBI         : “apa?? Ini tebakkan konyol yang pernah saya dengar.. anda tidak mungkin
menang dengan tebakan seperti ini!”
nenek     : “anda berani bertaruh??”
GBI         : “siapa takut!! Saya bertaruh Rp. 50 juta. Karana  saya tau telur saya tidak kotak”
Nenek    : “Ok, ini menyangkut uang gede.. bisa saya ajak pengacara kesini besok jam 10 pagi??”
GBI         : “silahkan saja”

Malamnya GBI, ia berdiri telanjang didepan cermin dan memastikantelurnya tidak kotak. Sampai akhirnya dia yakin telurnya benar – benar bulat, tidak kotak. Maka besok ia yakin akan menang dan mendapatkan Rp.50 juta ...

Tepat jam 10 pagi, nenek itu datang dengan pengacara ternamadan terkenal. Kemudian ia mengulang kesepakatan kemarin.

Nenek    : “Rp.50juta untuk tebakan telur burung mu kotak??”
GBI         : (mengangguk setuju) “Ok..”

Nenek itu minta Gubernur buka celana supaya bisa melihat bentuk telurnya. Nenek meraih telur gubernur dan merabahnya.

GBI         : “yah !! tak apalah. Uang Rp.50 juta tidak kecil. Biar ibu yakin telur saya tidak kotak”

Pada detik yang sama saat nenek itu merabah telur gubernur. Pengacaranya terlihat cemas sambil membentur – benturkan kepalanya kedinding.

GBI         : “ada apa dengan pengacara itu??”
Nenek    : (dengan kalem menjawab) “ndak apa – apa. Saya cuman bertaruh dengannya Rp.250 juta, bahwa jam 10 pagi ini saya bisa memegang telur Gubernur BI”

0 comments:

Post a Comment